Gerimis Cahayaku

Bloklimasatu.com - Kau tak terbayang Kau mengintai di balik tiang Kau datang Kau menghantui Derap – derap semut dan kecoa Deru roda menggelinding penat Baris – baris kata tertulis indah Sejuk Membuka harap Aku terperana Sepanjang jalan itu Pohon – pohon kering rindang Menasbihkanmu seiring berkas senyum yang terbanyang Aku bahagia

Kau tak terbayang
Kau mengintai di balik tiang
Kau datang
Kau menghantui

Derap – derap semut dan kecoa
Deru roda menggelinding penat
Baris – baris kata tertulis indah
Sejuk

Membuka harap
Aku terperana
Sepanjang jalan itu
Pohon – pohon kering rindang

Menasbihkanmu seiring berkas senyum yang terbanyang
Aku bahagia
Kau layaknya bayangan cahaya dari muka
Menggenderangkan jantung layaknya di medan perang

Kau hampiri aku
Kau ulurkan selendang surga
Simpul itu ku jadikan pati
Dan di atas lantai delapan itu

Senja mengecupmu diantara kilauan cahaya
adalah wadah untuk membagikan setiap informasi dan pengetahuan yang kami terima maupun ide dan cerita yang ada dalam pikiran untuk diketahui oleh banyak orang agar bisa bermanfaat bagi sesama.